Macam Macam Minyak Kelapa Yang Kaya Manfaat

Banyak macam-macam minyak kelapa yang beredar di pasaran. Kita perlu memahami dan mengetahuinya karena macam-macam minyak kelapa sangatlah banyak. Berbagai produk itu diolah dengan cara yang berbeda.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa adalah minyak yang di buat dari buah kelapa segar. Di buat dengan cara mengambil minyak yang terkandung dalam buah kelapa. Menggunakan metode pendiginan maupun pemanasan.

Di antara beragam minyak nabati yang tersedia di pasar, minyak kelapa khususnya organik ekstra VCO mengandung MCT menduduki tempat istimewa karena mengandung asam lemak jenuh rantai sedang sekitar 100 persen.

Asam laurat, salah satu bagian MCFA, merupakan asam lemak rantai medium yang dapat langsung diubah menjadi energi dalam sel tubuh kita. Asam laurat juga dapat diubah menjadi senyawa monolaurin untuk meningkatkan kekebalan tubuh menghadapi virus, bakteri, dan protozoa.

Macam Macam Minyak Kelapa Sendiri

1. Kelapa Industri

Minyak ini dibuat dengan bahan baku kopra. Kopra adalah daging buah kelapa yang dikeringkan. Kopra merupakan salah satu produk turunan kelapa yang sangat penting, karena merupakan bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya.

Melalui proses RBC (refining, bleaching and deodorizing). Setelah kopra dipres, dibersihkan, diputihkan, lalu dihilangkan bau tengiknya. Minyak kelapa yang dijual untuk memasak kerap dicampur dengan minyak sayur lain, sehingga harganya cukup murah.

Untuk membuat kopra yang baik diperlukan kelapa yang telah berumur sekitar 300 hari dan memiliki berat sekitar 3-4 kg. Setelah kopra selesai diekstrak minyaknya, yang tersisa adalah produk samping yang mengandung protein tinggi (18-25%).

Namun memiliki serat yang sangat tinggi sehingga tidak bisa dimakan oleh manusia. Produk samping ini umumnya diberikan pada hewan ternak sebagai pakan.

Teknik pengolahan kopra ada empat macam, yaitu pengeringan dengan sinar matahari (sun drying), pengeringan dengan pengarangan atau pengasapan di atas api (smoke curing or drying), dan pengeringan dengan pemanasan tidak langsung (indirect drying).

2. Kelentik

Kelentik ini dibuat dengan cara tradisional oleh para petani kelapa atau ibu rumah tangga. Minyak kelapa yang diolah secara tradisional dengan cara basah, umumnya berkadar air 0,10-0,11%, kadar asam lemak bebas 0,08-0,09%.

Minyak kelapa ini dipercaya memiliki segudang manfaat. Seperti yang kita tahu, selama ini minyak kelapa memiliki manfaat luar biasa untuk keindahan rambut.

Minyak ini berbeda dengan minyak goreng dalam kemasan atau curah yang biasa kita jumpai di toko-toko atau supermarket yang berasal dari kelapa sawit.

Caranya, dengan memasak santan kelapa hingga minyak terpisah dari blondo (karamel). Minyak ini berwarna kuning sampai kecokelatan, akibat terkontaminasi karamel yang gosong.

3. Kelapa Murni Atau VCO

Minyak kelapa murni adalah minyak kelapa yang dibuat dari bahan baku kelapa segar, diambil minyaknya atau kernel-nya, diproses dengan pemanasan terkendali atau tanpa pemanasan sama sekali, tanpa bahan kimia dan RDB.

Minyak ini merupakan minyak yang tidak mengalami proses hidrogenasi. Ekstrasi minyak ini dilakukan dengan proses dingin, misalnya dengan fermentasi, pancingan, pemanasan terkendali, dan lain-lain.

Pembuatan minyak kelapa murni ini memiliki banyak keunggulan, yaitu:

  • tidak membutuhkan biaya yang mahal, karena bahan baku mudah didapat dengan harga yang murah
  • pengolahan yang sederhana dan tidak terlalu rumit, serta
  • penggunaan energi yang minimal, karena tidak menggunakan bahan bakar, sehingga kandungan kimia dan nutrisinya tetap terjaga terutama asam lemak dalam minyak.

Jika dibandingkan dengan minyak kelapa biasa, atau sering disebut dengan minyak goreng (minyak kelapa kopra), minyak kelapa murni mempunyai kualitas yang lebih baik. Anda juga bisa membuatnya dengan mesin VCO, itu juga dapat mempermudah proses pembuatan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *