Categories
Uncategorized

Cara Membuat Media Tanam Dari Sabut Kelapa

Pada artikel kalai ini yang akan saya bahas yaitu tentang cara membuat media tanam dari sabut kelapa.

cara membuat media tanam dari sabut kelap

Cara Membuat Media Tanam Menggunakan Sabut Kelapa

media tanam merupakan media yang mempengaruhi kegiatan pertumbuhan dari tanaman itu sendiri.Sehingga sangat penting untuk kita ketahui bahwa media tanam tidak hanya dengan media tanah saja.

Namun kita bisa membuat media lain seperti media dari sabut kelapa yang diolah dengan mesin pengolah sabut kelapa dan diproduksi menjadi mediatanaman cocopeat.

Kegunaan dari media tanam sabut kelapa cocopeat sanggat bagus untuk tanama dikarenakan terdapat ungsur kalium yang tinggi di sabut buah kelapa.

tidak hanya itu sabut kelap juga termasuk media tanaman yang atidak disuki oleh serangga sehingga serangga pun tidak merusak tanaman yang kita tanam.

selain itu karena sabut kelapa juga memiliki sifat dapat menyerap air seperti layaknya spons membuat tanaman yang gemar trhadap air dapat tumbuh dengan subur di media sabut kelapa yang kita buat.

cara pemembuatan media tanam dari sabut kelapa yaitu :

  • Pilihlah serat dari buah kelapa yang sudah tua atau masak.
    Untuk menghilangkan senyawa kimia pada sekam kelapa,kita harus merendam terlebih dahulu selama kurang lebih 6 bulan karena senyawa kimia tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman misalnya adalah zat tanin. Kandungan zat tanin yang ditandai dengan munculnya warna merah bata saat sekam direndam dalam air.
  • Selanjutnya yaitu kita membuat sekam kelapa menjadi serbuk sekam untuk membuat serbuk dari sekam buah kelapa, kita bisa menggunakan mesin untuk membantu. Namun apabila tidak tersedia mesin, maka kita dapat mencacah sekam tersebut setipis mungkin.
  • Bahan baku berupa serbuk sekam buah kelapa dijemur selama 1 hari atau hingga kadar air kurang dari 15%. kita bisa mengukur kelembapannya dengan menggunakan termometer.
    Apabila kadar air sudah berada di bawah angka 15%, langkah selanjutnya adalah kita harus memproses pengayakan. Hasil ayakan serbuk sekam tersebut agar biasanya disebut “dust”.
  • Sisa proses pengayakan berupa serat sekam bertekstur kasar yang disebut juga fiber dipisahkan dari hasil ayakan yang halus atau dust, kemudian kita bisa langsung dijual sebagai bahan bakar pembuatan batubara dan papan serbuk atau papan flanel untuk furniture.
    Kita perlu melakukan beberapa kali pengayakan untuk mendapatkan hasil serbuk dengan panjang yang sama.
  • Kemudian kita cuci, biasanya dilakukan saat turun hujan sehingga pencucian lebih maksimal.Setelah dicuci bersih, serbuk sekam kita dikeringkan, hingga tingkat minimal kadar air mencapai 12%.
    Selanjutnya, untuk mendapatkan hasil akhir dengan bentuk balok yang sesuai, dust dipress menggunakan mesin press. Pada umumnya cetakan yang digunakan adalah berukuran 30x30x20 cm atau 30x30x15 cm yang masing-masing beratnya kurang lebih 5kg.

Jika kita akan memakai untuk bertanam sendiri, maka cocopeatsudah siap digunakan. Namun, apabila kita ingin menjualnya, sebelumnya bisa dikemas plastik terlebih dahulu supaya tampilannya menjadi lebih menarik.

Keuntungan cara membuat media tanaman dari sabut kelapa

Petani akan merasa terbanatu dengan produk pembuatan media sabut kelapa untuk tanamanyang menghasilkan tanaman mereka menjadi subur dan hijau.Pertumbuhan dari tanamanya juga terbilang bagus.

Bagi pengusaha pembuatan media tanam dengan sabut kelapa akan mendapatkan peluanag besar dibidang devisa karena pemesanan akan meningkat karena banyaknya kebutuhan petani yang bercocok tanam menggunakan media sabut kelapa.

Sekian penjelasan yang dapat saya sampaikan tentang cara membuat media tanam dari sabut kelapa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *